Beranda Headline

Cek ke Pasar Bincen, Kadisperdagin Akui Harga Ayam Naik Rp 5 Ribu

0
Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riany saat melakukan peninjauan di Pasar Bincen, Minggu (10/2/2024)-f/dian-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, memantau harga dan ketersediaan stok bahan pangan, jelang Ramadan 1445 Hijriah, Minggu (10/3/2024) di Pasar Bincen Tanjungpinang.

Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riany menjelaskan, bahwa, kegiatan peninjauan bersama stakeholder terkait di Pasar Bintan Center (Bincen) ini, untuk memastikan harga dan ketersediaan stok.

“Kemarin, sudah berkomunikasi dengan distributor, sekarang kami cek langsung di lapangan seperti apa kondisinya,” ujar Riany kepada wartawan, Minggu (10/3/2024).

Riany mengungkapkan bahwa saat melakukan peninjauan di Pasar Bincen, terdapat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan ayam potong.

“Produksi cabai alami gagal panen, lalu para distributor mengambil cabai dengan menggunakan pesawat sehingga harganya naik,” tambahnya.

Menurut Riany, pedagang tidak akan menaikkan harga secara sembarangan. Mereka mempertimbangkan banyak hal, termasuk menghindari kerugian karena barang bisa menjadi tidak laku jika terlalu mahal.

“Kami sudah tanya apakah kenaikan harga disebabkan oleh tingginya permintaan, ternyata, harga memang sudah tinggi dari sumbernya,” ungkapnya.

Riany juga menyampaikan bahwa harga ayam mengalami kenaikan sekitar Rp 4 sampai Rp 5 ribu, karena ketersediaan yang terbatas dari produsen ayam.

“Untuk daging sapi, harga masih stabil di Rp 150 ribu per kilogram,” jelasnya.(sap)

Baca juga:  Tak Ada Unsur Pidana, Kejati Resmi Hentikan Kasus TPP Wako Wawako Tanjungpinang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini