Beranda Headline

Cegah Honorer Jadi Pengangguran, Pemprov Kepri akan Surati KemenPAN RB

0
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara, angkat bicara terkait rencana penghapusan tenaga honorer yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat.

Adi mengatakan, Pemprov Kepri saat ini tengah merumuskan solusi untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kepri.

Salah satunya kata dia, dengan menyurati Pemerintah Pusat terkait nasib tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kepri.

“Nanti itu akan menjadi bagian dari solusi,” katanya, Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, rencana penghapusan tenaga honorer itu perlu dibarengi dengan pemikiran yang bijak. Karena jika tidak, ini akan menimbulkan pengangguran yang tinggi di Kepri.

“Semuanya tentu perlu pemikiran yang bijak dengan ketentuan-ketentuan yang ada. Tidak gegabah, langsung memberhentikan,” tuturnya.

Apalagi, selama ini kehadiran tenaga honorer di lingkungan Pemprov Kepri diakuinya sudah sangat membantu, jalannya pemerintahan di Pemprov Kepri.

“Oleh karena itu, sekarang kita tengah mencari solusi untuk mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Korpri (BKD dan Korpri) Provinsi Kepri, Firdaus menyampaikan, dari hasil pendataan yang dilakukan oleh pihaknya, saat ini jumlah tenaga honorer di Pemprov Kepri sebanyak 7.450 orang.

Jumlah itu kata dia, terdiri dari Pegawai Tidak Tetap (PTT), Pegawai Tenaga Kependidikan (PTK) Non ASN, dan Tenaga Harian Lepas (THL).

“Dari jumlah itu THL yang paling banyak, dan THL itu yang direkrut oleh masing-masing Kepala OPD,” jelasnya, Kamis (9/6/2022).(kar)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini