Beranda Headline

Capaian Rendah, Gubernur Ansar Minta Bupati Wali Kota Percepat Vaksinasi Booster

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Terhitung Sabtu (18/12/2021) Pemprov Kepri akan memulai pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dua bulan sejak dilaunching pada Kamis (13/1/2022), capaian vaksinasi dosis 3 atau booster di seluruh kabupaten/kota di Kepri masih tergolong rendah.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, per 20 Maret 2022, capaian vaksinasi booster di Kepri secara persentase baru menyentuh angka 18,75 persen atau 257.556 orang.

Dari tujuh kabupaten/kota di Kepri, untuk vaksinasi booster, Kota Batam yang saat ini capaiannya paling tinggi yakni mencapai 22,30 persen untuk usia di atas 18 tahun dan 20,88 persen untuk lansia.

Selanjutnya, diikuti oleh Kota Tanjungpinang dengan persentase, 17,68 persen untuk usia 18 tahun, dan 24,52 persen untuk lansia. Kemudian, secara berturut-turut, Kabupaten Bintan 15,80 persen usia 18 tahun dan 9,68 persen lansia, Kabupaten Natuna 15,22 persen usia 18 tahun dan 8,76 persen lansia.

Selanjutnya, Kabupaten Karimun, dengan capaian 13,57 persen usia 18 tahun dan 11,22 persen lansia, Kabupaten Kepulauan Anambas 10,85 persen usia 18 tahun dan 6,40 persen lansia, dan terakhir Kabupaten Lingga sebanyak 3,97 persen untuk usia 18 tahun, dan 2,12 persen untuk lansia.

Terkait kondisi tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, secara tegas meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota di Kepri, untuk segera mempercepat capaian vaksinasi booster di wilayahnya.

Orang nomor satu di Provinsi Kepri itu, mengharapkan agar kepala daerah di Kepri dapat menyiapkan strategi-strategi khusus untuk mempercepat capaian vaksinasi booster.

Salah satunya kata dia, agar kepala daerah tidak mencairkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS yang belum divaksin booster.

“Saya pertegas lagi kita tidak akan membayar TPP pegawai kalau mereka belum di booster,” tegasnya.

Pemprov Kepri sendiri lanjutnya, akan melibatkan seluruh Forkompinda di Kepri seperti TNI dan Polri untuk mempercepat vaksin booster. Karena kata dia, dalam waktu dekat Kepri akan mendapatkan bantuan vaksin booster jenis Sinopharm dari Temasek.

“Jadi stok vaksin kita masih banyak untuk booster, kita akan minta izin Kemenkes untuk menggunakan Sinopharm,” pungkasnya. (kar)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini