Beranda Daerah Bintan

Buka Stan di Acara BUMDes Nasional, DKPP Bintan Libatkan Peternak Unggas

0
Kepala DKPP Bintan Khairul bersama jajarannya sedang berada di stan Asosiasi Peternak Unggas Bintan di Bazar Murah BUMDes Nasional-f/istimewa

BINTAN (HAKA) – Pemprov Kepri, menggelar event Hari Badan Usah Milik Desa (BUMDes) Nasional di halaman eks Gedung MTQ, Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, mulai Rabu (1/2/2023) hingga Jumat (3/2/2023).

Pejabat Otoritas Veterner, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Iwan Berri Prima mengatakan, kegiatan berskala nasional itu, melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Bintan.

“Kami melibatkan Asosiasi Peternak Unggas Bintan untuk mengisi stan yang telah disediakan oleh panitia bazar di lokasi kegiatan,” ucapnya.

Salah satu tujuannya, kata Berri Prima, untuk meningkatkan ekonomi warga, serta memperpendek rantai jalur distribusi para pedagang.

“Asosiasi peternak unggas ini menjual hasil produk ternak mereka dengan harga murah,” ucap Berri Prima, Rabu (1/2/2023).

Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar berbelanja hasil ternak dari asosiasi itu di halaman eks Gedung MTQ. “Harganya lebih murah dari pasar tradisional dan pasar modern,” terangnya.

Adapun produk yang dijual oleh Asosiasi Peternak Unggas dengan perbandingan harga di pasaran, di antaranya telur asin matang Rp 4 ribu per butir.

“Kalau dibandingkan di pasar harganya Rp 4,5 ribu hingga Rp 5 ribu per butir,” sebutnya.

Lalu ada juga telur bebek fresh dijual Rp 3 ribu per butir, di pasar seharga Rp 3,5 ribu.
Telur ayam kampung Rp 3 ribu, telur ayam horen nomor 1 seharga Rp 45 ribu per papan, di pasar seharga Rp 58 ribu sampai Rp 60 ribu per papan.

“Ada juga daging ayam olahan ukuran 500 gram seharga Rp 48 ribu per bungkus. Daging ayam dan udang olahan 180 gram seharga Rp 21 ribu per bungkus, dan produk olahan lainnya,” pungkasnya. (rul)

Baca juga:  Giliran Pulau Beralas Bakau Dipasangi Plang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini