Beranda Headline

Besok STQH Provinsi Kepri IX Dimulai, Hanya Kabupaten Natuna yang Absen

0
Poster Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Provinsi Kepri IX Tahun 2021-f/istimewa-humprohub kepri

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemerintah Provinsi Kepri, akan menggelar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Provinsi Kepri IX Tahun 2021 secara virtual dari Selasa, 27 Juli 2021 – Sabtu, 31 Juli 2021.

Perhelatan itu hanya akan diikuti oleh enam kabupaten/kota dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri. Sebab, Kabupaten Natuna memutuskan untuk mundur dalam perhelatan tersebut.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepri, Marlin Agustina, mengatakan, meskipun gelaran STQH secara virtual, hal itu diharapkan dapat berjalan dengan baik. Tanpa terganggu oleh sistem jaringan.

Wagub Kepri itu pun secara tegas, meminta kepada Diskominfo Provinsi Kepri, agar jaringan internet selama pelaksanaan Provinsi Kepri IX berjalan lancar.

“Kita ingin hasil yang terbaik, meskipun STQH Provinsi Kepri tahun 2021 ini digelar secara virtual,” katanya dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin (26/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Marlin juga mengharapkan, setiap peserta yang ikut nanti untuk dapat memberikan penampilan terbaik.

Karena, sambungnya, STQH merupakan media untuk melakukan seleksi untuk dikirim ke STQ Nasional.

“Setelah ini, yang terbaik akan terpilih untuk mengikuti training centre sebagai persiapan mengikuti STQ Nasional. Karena akhir bulan kepesertaan akan dilakukan pendaftaran secara online,” sebutnya.

Sekretaris Panitia STQH Provinsi Kepri IX, Aiyub, menambahkan, ada empat cabang yang dipertandingkan pada STQH Provinsi Kepri IX.

Yakni Tilawah, Hifzil Quran, Tafsir, dan Hadis. Dari empat cabang tersebut ada 20 golongan. Selain itu ada juga lomba kasidah. Secara keseluruhan ada 107 perserta yang akan bertanding.

“Pemenang pada hajatan STQH Provinsi Kepri ini nanti akan berpeluang membawa nama besar Kepri untuk bertanding di STQ Nasional ke 26 yang dilaksanakan pada 16-25 Oktober 2021 mendatang di Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan dan Keagamaan (Kesra) Provinsi Kepri itu juga menjelaskan, absennya Natuna pada kegiatan itu nanti dengan berbagai pertimbangan.

Selain masalah pandemi Covid-19, daerah yang berada diujung utara Indonesia tersebut mengaku belum didukung dengan perangkat yang memadai untuk mengikuti proses STQH Kepri tahun ini.(kar)

example banner

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here