Beranda Daerah Bintan

Beli Lahan Salah Prosedur, Direktur BUMD Bintan Kembalikan Uang Rp 1,7 Miliar

0
Kajari Bintan I Wayan Riana dan Komisaris PT BIS Hafizar memperlihatkan uang Rp 2,7 miliar hasil pengembalian Direktur BUMD Susilawati-f/masrun-hariankepri.com

BINTAN (HAKA) – Direktur PT Bintan Inti Sukses (BIS) BUMD Kabupaten Bintan, Susilawati, mengembalikan uang tunai sekitar Rp 1,7 miliar, ke kas Perusahaan BIS lewat Bank Riau Kepri pada Jumat (11/2/2022).

“Pengembalian uang ini dari Direktur Susilawati ke Komisaris PT BIS. Ini berita acara serah terima pengembalian uangnya,” tegas Kajari Bintan I Wayan Riana kepada wartawan.

I Wayan menjelaskan, pengembalian uang itu atas transaksi jual beli lahan antara Susilawati dan oknum Anggota DPRD Bintan berinisial Yt.

Adapun lahan yang diperjualbelikan itu, seluas 13.508 meter persegi atau 1,3 hektare, di Jalan Nusantara, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, pada Awal Januari 2021 silam.

Direktur Susilawati membeli lahan tersebut, dengan menggunakan uang BUMD, sebelum mendapat persetujuan dari kepala daerah bersama komisaris melalui Rapat Umum Pemilik Saham (RUPS) PT BIS.

“Dalam perjalanannya, Direktur PT BIS beritikad baik untuk membatalkan pembelian. Maka, Susilawati berkewajiban untuk mengurus semua pengembalian uang dari oknum dewan ke PT BIS hari ini,” jelasnya.

I Wayan menegaskan, jika Direktur PT BIS tidak berusaha mengembalikan uang negara tersebut ke perusahaan itu. Maka, pihaknya akan memproses perkara dugaan penyelewengan anggaran itu ke pengadilan.

“Karena sudah ditemukan unsur pidananya. Artinya, Direktur PT BIS terancam pidana korupsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisaris PT BIS juga Pegawai BKAD Bintan, Hafizar menambahkan, uang ini dari oknum dewan itu melalui Susilawati yang kembalikan ke Kejari Bintan.

“Karena Ibu Susilawati yang bersalah. Jadi tanggungjawab dia, yang mengurus semua administrasi pengembalian uang ke PT BIS, mulai dari Bank Riau Kepri ke Kantor Kejari Bintan,” tutupnya. (rul)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini