Beranda Headline

Banyak yang Pensiun, Tanjungpinang Kekurangan Guru Sekolah Dasar

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati menyampaikan, total seluruh guru yang ada di TK, SD SMP baik negeri maupun swasta di Tanjungpinang, sebanyak 3.041 orang.

“Untuk guru di sekolah negeri 1.716 orang. Sedangkan guru sekolah swasta sebanyak 1.325 orang,” kata Endang, kepada hariankepri.com, kemarin.

Kendati sudah relatif banyak dari sisi jumlah, namun Endang menegaskan, tetap saja sekolah-sekolah di bawah naungan Pemko Tanjungpinang masih kekurangan guru.

Kekurangan guru ini, kata dia, salah satu faktornya, karena adanya guru-guru yang memasuki masa pensiun. Dari tahun 2022 hingga 2023 ini ada sekitar 120 guru yang sudah pensiun.

“Guru masih kurang. Apalagi dengan adanya penambahan sekolah baru,” terangnya.

Memang, ia mengaku bersyukur setiap tahun guru-guru di Tanjungpinang relatif banyak yang diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ia merincikan, pada tahun 2021 lalu ada sebanyak 112 guru yang diangkat sebagai PPPK, di tahun 2022 ada 67 guru, di tahun ini ada sebanyak 281 guru.

“Tapi pengangkatan ini hanya mengubah status saja, bukan berarti ada tambahan guru dari luar,” terangnya.

Menurutnya, yang paling banyak kebutuhan guru itu untuk tingkat SD. Karena SD di Tanjungpinang ini ada sebanyak 50 sekolah.

“Kalau SMP, kebutuhannya untuk SMP 17 yang baru dibangun,” ucapnya.

Namun demikian, untuk mengoptimalkan pembelajaran, ia menginstruksikan ke masing-masing satuan pendidikan agar staf-staf yang ada di sekolah, misalnya penjaga perpustakaan dan honorer tata usaha, diharapkan bisa merangkap menjadi guru kelas.

“Untuk sementara itu yang bisa dimanfaatkan. Sebab, ketentuan terbaru sekarang ini OPD tidak boleh mengangkat pegawai (guru) honorer,” tukasnya.(zul)

Baca juga:  Ada 5 Hotel yang Diincar Pemko untuk Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini