Beranda Headline

Awalnya Kurang Nyaman, Zafira: Lama-lama PLS Lewat Online Asik Juga

0
Salah satu siswa SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Zafira Puan Adelin saat melakukan PLS dengan video conference-f/istimewa

TANJUNGPINANG (HAKA) – Tahun Ajaran Baru 2020-2021 sekolah tingkat SMA/SMK sederajat dimulai, Senin (13/7/2020). Namun dengan kondisi masih mewabahnya Covid-19, kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dilakukan secara daring.

PLS dilakukan dari rumah masing-masing, dengan menggunakan video cenference (vicon).

Seperti yang dilaksanakan di sekolah SMA Negeri 1 Tanjungpinang, PLS ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Google Map.

Salah satu siswa SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Zafira Puan Adelin yang mengaku sedikit kurang nyaman dengan PLS, gunakan sistem online.

“Ya biasanya PLS dilakukan secara langsung dengan tatap muka untuk saling memperkenalkan diri masing-masing. Tentu dengan sistem seperti ini, karena masih baru agak kurang nyaman saja,” kata Zafira.

Namun dirinya memaklumi dengan kondisi seperti ini, karena saat ini masih mewabahnya Covid-19, dan cara ini merupakan jalan terbaik bagi semua.

“Dalam video conference tadi ada saling kenal antara siswa, begitu juga dengan kepala sekolah dan guru-guru,” tuturnya.

Ditambahkan Zafira, dalam PLS ini oleh pihak sekolah dibagi dalam masing-masing kelompok. Dalam satu kelompok ada sekitar 50 hingga 60 siswa.

Pada kegiatan PLS ini lanjut Zafira lebih menekankan terkait perkenalan antara guru dan murid, lalu murid dan murid.

Selain itu, guru juga menyampaikan materi mata pelajaran dan aturan di internal sekolah.

“Jadwal PLS dilakukan mulai Senin hingga Rabu mendatang, dan dimulai pukul 7.30 hingga 11.00 WIB,” tutur Zafira yang sering meraih juara lomba biola ini.

Selain itu lanjut Zafira, dalam video conference ini guru-guru banyak memberikan materi terkait mata pelajaran dan muatan kurikulum sekolah.

“Lama-lama asik juga dengan sistem ini, kita saling kenal dan tentunya banyak tau. Namun, bila situasi normal lebih baik MOS, karena bisa langsung tatap muka,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali mengatakan, untuk anak-anak baru tingkat SMA dan SMK di Kepri, hari ini mulai aktif sekolah.

Namun karena masa pendemi Covid-19 ini, Disdik Kepri mengambil kebijakan untuk mengawali masuk sekolah bagi anak baru tingkat SMA/SMK dilakukan dengan sistem online dengan video conference.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak sekolah, untuk saat ini kegiatan PLS tingkat SMA/SMK dilakukan dengan sistim tatap muka jarak jauh dengan video conference. Hal ini demi keamanan dimasa pandemi Covid-19,” kata Dali. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here