Beranda Headline

APBD 2024 Lambat Dijalankan, Sekda Adi Keluhkan Soal SDM Pemprov Kepri

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama unsur pimpinan DPRD Kepri saat menandatangani pengesahan APBD Kepri tahun 2024, pada Kamis (16/11/2023) lalu-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara menargetkan, pada Maret 2024 seluruh anggaran di APBD Murni tahun 2024 sudah bisa dijalankan.

“Sekarang APBD itu masih dalam tahap evaluasi oleh Kemendagri,” katanya, kepada hariankepri.com, Jumat (15/12/2023).

Lebih lanjut ia mengutarakan, setelah APBD rampung dievaluasi, maka tahap selanjutnya dokumen APBD 2024 itu akan dibahas bersama DPRD Kepri, atas evaluasi yang dilakukan Kemendagri.

“Kemudian ditetapkanlah perda APBD itu dengan keputusan pimpinan DPRD, input ke SIPD kemudian pembagian DPA,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh tahapan tersebut akan memakan waktu kurang lebih satu bulan. Setelah seluruh tahapan rampung, tak serta merta membuat APBD 2024 bisa langsung berjalan. Sebab, OPD masih harus menyiapkan SK dan administrasi pendukung lainnya.

“Setelah itu baru bisa dilelang. Karena itu kita targetkan Maret 2024 semuanya sudah bisa jalan,” sebutnya.

Disinggung bahwa proses realisasi APBD tersebut tergolong cukup lama, Adi menyebut, sebab sistem dalam proses menjalankan APBD yang belum sepenuhnya digital.

Berbeda halnya dengan sistem untuk menjalankan anggaran di APBN yang sudah sepenuhnya digital, sehingga APBN sudah bisa langsung dijalankan di awal bulan pertama tahun anggaran.

“Kalau APBN itu begitu diserahkan DIPA hari itu juga sudah bisa langsung lelang. Maka harapannya nanti ke depan digitalisasi yang sudah berjalan,” katanya.

Kendala lain yang membuat anggaran APBD tidak bisa langsung dijalankan, karena SDM di lingkungan Pemprov Kepri belum memadai dalam mengurusi masalah belanja anggaran APBD.

“Selama ini SDM kita itu, dia yang mengurus rencana anggaran, dan dia juga yang mengurus belanja dan pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada rapat paripurna pengesahan APBD Murni tahun 2024 pada Kamis (16/11/2023), Wakil Ketua Banggar DPRD Provinsi Kepri, Afrizal Dahlan memaparkan, pendapatan Provinsi Kepri di APBD tahun 2024 diproyeksikan sebesar Rp 4,216 triliun.

Baca juga:  Udpate Data Disperdagin: Harga Cabai Merah dan Bawang Jawa Stabil, Telur Naik

“Naik sebesar Rp 196 miliar dari APBD tahun 2023,” katanya.

Sedangkan, dari sisi belanja, ditetapkan sebesar Rp 4,328 triliun. Angka itu mengalami kenaikan sebesar Rp 177 miliar jika dibandingkan dari tahun 2023 yang sebesar Rp 4,151 miliar

Sementara itu, untuk pembiayaan yang berasal dari Silpa Rp 210 miliar, pembayaran cicilan hutang jatuh tempo PT SMI Rp 97 miliar, dan pembiayaan netto sebesar Rp 112 miliar

“Dengan demikian total APBD Kepri tahun 2024 Rp 4,328 triliun,” ujarnya.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini