Beranda Headline

Antisipasi Food Waste, DP3 akan Panggil Restoran dan Hotel di Tanjungpinang

0
Kabid Ketahanan Pangan DP3 Kota Tanjungpinang, Yesi Perdeawati-f/zulfan-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, akan melakukan sosialisasi kepada pengelola restoran, dan hotel, agar makanan tidak terbuang lalu menjadi sampah.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DP3 Tanjungpinang, Yesi Perdeawati mengaku, rencana itu dilakukan untuk menanggapi informasi, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil food waste, atau makanan yang terbuang, dan menjadi sampah.

“Berdasarkan penelitian ada sekitar 30 persen makanan yang terbuang di Indonesia. Untuk itu dalam waktu dekat kita panggil dan lakukan sosialisasi agar food waste itu bisa dihindari,” katanya kepada hariankepri.com, kemarin.

Karena untuk di Tanjungpinang sendiri, kata Yesi, masih banyak pengunjung di rumah makan dan restoran hotel yang menyisakan makanannya.

Menurutnya, berdasarkan teori dan praktik yang sudah dibuat di negara lain, bahwa sisa penyajian makanan itu, bisa untuk didonasikan ke warga yang membutuhkan.

“Tapi dalam tanda kutip sisa penyajian ya, bukan sisa makanan. Atau makanan yang dipesan pengunjung supaya tidak tersisa, maka, ditakar yang pas ketika sebelum dihidangkan,” ujarnya.

Menurutnya, jika peristiwa food waste tersebut dibiarkan secara berlarut-larut, otomatis akan berdampak terhadap ketersediaan pangan.

“Jika suatu hari persediaannya tidak ada, maka akan terjadi kerawanan pangan. Apalagi kita di Tanjungpinang bukan daerah penghasil,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, sebelum hal tersebut terjadi, maka pemerintah sendiri akan berupaya dalam menghemat pangan yang masuk ke Tanjungpinang.

Ia pun berharap, kebijakan ini juga harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Karena hal ini bertujuan agar pemanfaatan pangan yang masuk ke Tanjungpinang bisa dimaksimalkan.(zul)

Baca juga:  Alexandra Gottardo Sebut Kebijakan Imigrasi Terbaru Bantu Industri Pariwisata

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini