Beranda Headline

Akibat PMK Hewan Ternak Langka, Khazalik Jajaki Sapi dari NTT

0
Khazalik bersama Wakil Ketua DPRD NTT, Chirstian Mboeik dan HKTI Kepri-f/istimewa-nasdem

JAKARTA (HAKA) – Anggota Komisi I DPRD Kepri asal Partai NasDem, Khazalik, beserta Pengurus HKTI Kepri berdialog dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).

Khazalik, mengatakan saat ini, sejumlah peternak di Kepri kesulitan untuk mendapatkan serta melakukan budidaya sapi dan kambing, akibat dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Hal itu juga sambung Khazalik, diperkuat dengan Surat Edaran nomor 6 tahun 2022, tentang pengendalian lalu lintas hewan rentan PMK, dan produk hewan ternak PKM berbasis kewilayahan.

“Budidaya sapi menjadi penting bagi Kepri, mengingat terjadi kelangkaan daging segar yang dialami oleh peternak Kepri,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya bersama HKTI Kepri akan menjajaki serta berencana akan mendatangkan sapi dari NTT. Supaya, sejumlah peternak dan pengusaha ternak lebih semangat lagi dalam membudidaya hewan ternak.

Sehingga, kebutuhan serta permintaan sapi dan kambing yang ada di Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan dan daerah lain di Kepri, dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami minta Pemprov Kepri, agar lebih aktif dan memberikan dukungan penuh dalam upaya pengembangan sektor peternakan khususnya sapi dan kambing,” pungkasnya.

Sekretaris DPD HKTI Kepri, Indra Sudirman menambahkan, pihaknya akan berupaya untuk mendatangkan sapi dari NTT.

Untuk mewujudkan itu, sambung Indra, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kepri, serta Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Provinsi Kepri.

HKTI bersama peternak berkomitmen untuk menggerakkan kembali sektor peternakan hewan di Kepri, dengan tetap menjaga protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

“Sapi itu untuk pemenuhan masyarakat Kepri, khususnya untuk hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang tahun 2023,” pungkasnya. (rul)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini