Sehari Jelang RUPS-LB, Gubernur Beri Sinyal Ampuni 3 Direksi BUP

example banner

Share this:

Gubernur Kepri Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sikap tegas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun, yang ingin merombak direksi PT Pelabuhan Kepri bakal tidak terwujud.

Loading...

Pasalnya, jelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Pelabuhan Kepri pada Kamis (14/2/2019) besok, Nurdin justru memberi sinyal akan memberikan kesempatan lagi kepada ketiga direksi PT Pelabuhan Kepri, untuk tetap menakhodai perusahaan tersebut.

“Saya sudah sarankan untuk menjalankan program yang kecil-kecil saja yang penting mengalir. Asalkan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya, Selasa (12/2/2019) kemarin.

Saran itu ujarnya, semata untuk menyelamatkan perusahaan itu dari kehancuran. Selain itu, sikapnya tersebut juga berdasarkan hasil dari masukkan masyarakat.

Mengenai, RUPS-LB Nurdin menyebut ia akan mengikuti seluruh hasil dari RUPS-LB tersebut, kendati ia memiliki kuasa penuh untuk mengambil keputusan lain di luar hasil RUPS-LB.

“Apa saran RUPS nanti itu yang akan saya laksanakan. Kita akui (bisa mengambil keputusan di luar RUPS). Tapi, sebagai orang tua itu kita harus berfikir dalam mengambil keputusan,” sebutnya.

Saat dimintai tanggapannya, tentang konflik internal direksi serta komisaris perusahaan, Nurdin tidak menjawabnya secara lugas.

Sama halnya ketika dimintai soal kemungkinan ke depannya ia akan mengevaluasi kinerja Huzrin Hood selaku komisaris PT Pelabuhan Kepri. Nurdin pun enggan untuk menjawabnya.

Sebelumnya, pada Senin (4/2/2019) pekan lalu. Gubernur Kepri Nurdin Basirun secara tegas menyatakan, akan melakukan evaluasi terhadap direksi PT Pelabuhan Kepri. Evaluasi itu dilakukan untuk menyelamatkan perusahaan tersebut.

“Ini (evaluasi) bukan untuk pribadi (saya) tapi untuk rakyat,” tegasnya, waktu itu.

Ketika itu, Nurdin juga mengungkapkan, selama ini ia merasa lelah dengan kinerja ketiga direksi PT Pelabuhan Kepri yang menurutnya sejak dilantik pada April 2018 lalu hingga saat ini tidak pernah menunjukkan kekompakkan.

Justru kata dia, masing-masing direksi tersebut merasa paling hebat. Hal itulah yang membuat sampai dengan saat ini belum ada satupun progres kinerja yang ditunjukkan oleh ketiga direksi tersebut.

“Kalau sudah merasa hebat semua satu sama lain tidak pernah ada titik temu tentu susah. Tapi kalau kita kompak semua pasti bisa kita bikin,” sebutnya.(kar)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan