Dialog FKMPK Batal Buka-bukaan Fakta, Demo Pun Tak Jadi

example banner

Suasana pelaksanaan Coffe Morning FKMPK di Hotel Comfort Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Rencana Aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilakukan oleh Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) pada Selasa (13/03/2018) tak jadi dilaksanakan.

Loading...

Aksi unjuk rasa itu berubah menjadi forum diskusi antara Tim Perumus FKMPK, dengan DPRD Provinsi Kepri dan Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun.

“Kesimpulan dari diskusi ini, kita akan menyusun tim perumus terhadap butir-butir keprihatinan yang akan disampaikan dalam audiensi ke DPRD dan Gubernur,” ujar Sekretaris FKMPK Chaidar Rahmat usai Coffe Morning dengan Tema Evaluasi 2,5 Tahun Kepemimpinan Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Hotel Comfort, Minggu (11/03/2018).

Tim Perumus tersebut kata dia, akan berisi dari berbagai elemen. Baik tokoh masyarakat, OKP/LSM, dan mahasiswa.

“Intinya tim ini terbuka bagi siapa pun,” sebutnya.

Beberapa poin yang nantinya akan dibawa untuk dibahas bersama dengan Gubernur Kepri dan DPRD diantaranya soal agenda kebijakan Gubernur Kepri selama ini. Agenda tersebut lanjutnya, yang akan menjadi tolok ukur sampai sejauhmana Provinsi Kepri ini telah dikelola dengan baik oleh Gubernur Kepri.

Poin selanjutnya tentang, evaluasi sampai sejauh mana implementasi visi misi yang telah dilakukan oleh Nurdin Basirun, selama 2,5 tahun menjabat sebagai Gubernur Kepri.

“Benarkah separuh waktu ‘pelayaran’ yang telah dihabiskan ini telah mengantarkan rakyat Kepri sesuai visi yang dijanjikan? Poin-poin inilah yang nanti akan disampaikan dalam audiensi ke pihak terkait dalam hal ini DPRD dan Gubernur,” tuturnya.

Sementara itu, sepanjang pelaksanaan Coffe Morning tidak ada satupun fakta atau data tentang kebobrokan Pemerintahan Provinsi Kepri, yang dibuka di dalam forum tersebut. Seperti yang santer dibahas oleh FKMPK sebelum pelaksanaan Coffe Morning tersebut digelar.

Justru, sepanjang pelaksanaan hampir sebagian besar peserta diskusi hanya menyampaikan opini serta uneg-unegnya tentang kinerja Gubernur Kepri dan jajarannya, namun semua hal yang disampaikan tersebut tidak dilengkapi dengan data dan fakta.

Tampak hadir dalam diskusi itu diantaranya, Ketua BP3KR Provinsi Kepri Huzrin Hood, mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi, Staf Khusus Gubernur Andi Anhar Chalid, serta beberapa perwakilan LSM/OKP dan mahasiswa. Acara yang dipandu oleh Chaidar Rahmat itu berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.(kar)

example banner
author

Author: 

Tinggalkan Balasan