Daftar Program Doktor di Uniba, Isdianto Dapat Nomor Induk 001

example banner

Wagub Kepri Isdianto saat menyampaikan sambutan

BATAM (HAKA) – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto memahami betul pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sebagai negara berkembang persoalan SDM memang selalu menjadi isu sentral dan serius. Demikian juga dengan sektor publik lainnya. Tidak jarang kualitas SDM yang ada, masih jauh dari kata memadai.

“Ini semua tentu tantangan yang harus dihadapi bersama. Karenanya Pemerintah Provinsi Kepri sangat mendukung dengan dibukanya program studi baru doktoral S3 Uniba,” kata Isdianto saat menghadiri Kuliah Umum dan Penyerahan Surat Keputusan Kemenristek Dikti Tentang Izin Pembukaan Program Studi Doktoral (S3) Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Batam di Aula Serba Guna Uniba Batam Jumat (1/3/2019).

Isdianto berharap dengan dibukanya prodi tersebut, menjadi jawaban atas persoalan sumber daya manusia khususnya di Kepri. Karenanya nanti, mahasiswa pascasarjana yang belajar disini harus bisa menjadi alumni yang handal mumpuni dibidang pengembangan sumber daya manusia.

Terlebih bila ini dikaitkan dengan persoalan di banyak bidang. Mulai bidang pendidikan, kesehatan hingga persoalan ekonomi. Pada tingkat organisasi misalnya, bagaimana terkadang persoalan SDM menjadi sebuah persoalan mendasar.

Isdianto menyambut baik program ini dengan langsung mendaftar.

“Prof Jimi, sebagai bukti keseriusan saya dalam dunia pendidikan di Kepri, saya yang daftar pertama untuk S3 di Uniba ini,” kata Isdianto. Sambil menambahkan bahwa beberapa anggotanya akan didorongnya untuk mendaftar juga.

Prof Jemmy Rumengan, Ketua Pengawas Yayasan Griya Husada pun langsung menyambut ucapan Wakil Gubernur.

“Siap pak, kami siapkan Nomor Induk 001 untuk Pak Isdianto,“ ujar Jemmy, lantang

Jemmy menyebutkan pembukaan program studi doktoral S3 SDM adalah sebuah komitmen untuk bisa melahirkan sumber daya manusia yang handal di Kepulauan Riau. Sejatinya ada tiga program studi yang diajukan ke Kementerian Dikti. Dua program studi tersebut adalah ilmu hukum dan pengembangan wilayah daerah.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dua prodi baru tersebut bisa segera kita buka di Uniba,” jelas Jemmy Rumengan.(red)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan