Apri Absen, Rapat Bacawagub Gagal Ajukan Calon

Ketua DPD Demokrat Kepri Apri Sujadi

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pertemuan yang digagas oleh Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun bersama partai pengusung pada Kamis (16/11/2017) malam belum membuahkan hasil.

Pasalnya, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri Apri Sujadi tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Meskipun pada waktu itu Demokrat diwakili oleh Sekretaris DPD Demokrat Huznizar Hood.

Namun, pimpinan partai pengusung yang hadir saat itu belum memutuskan siapa nama pengganti Agus Wibowo (AW).

Ketua DPW PPP Kepri, Syarafuddin Aluan salah satu pimpinan partai pengusung yang hadir saat itu menyampaikan, pertemuan yang dilaksanakan kemarin itu hanya dihadiri empat pimpinan partai pengusung saja.

Yakni, Ketua DPW Partai Nasdem Nurdin Basirun, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri Syahrul, dan Ketua DPW PKB Provinsi Kepri Abdul Basit Haz.

“Sementara, pimpinan Partai Demokrat, Apri Sujadi memilih absen, dia diwakili Sekretarisnya, Huznizar Hood,” ujar Aluan yang ditemui di Gedung DPRD Provinsi Kepri, Jumat (17/11/2017).

Lebih lanjut ia menyampaikan, meskipun tidak semua pimpinan partai pengusung hadir saat itu. Namun, pertemuan tersebut tetap dibahas ketiga figur yang menjadi opsi pilihan usulan menjadi Cawagub. Yakni, Rini Fitrianti, Mustafa Widjaja, dan Fauzi Bahar.

“Iya kita tetap membahas ketiga nama itu. Tapi, belum mengerucut ke satu nama,” sebutnya.

Anggota DPRD Provinsi Kepri ini melanjutkan, pada pertemuan itu partai pengusung menyarankan kepada Gubernur agar Gubernur meminta perpanjangan waktu ke DPRD Provinsi Kepri terkait pengusulan nama bacawagub.

Karena dikhawatirkan, hingga batas waktu yang ditentukan oleh DPRD Provinsi Kepri habis, partai pengusung belum menentukan siapa yang nantinya akan diusulkan. Apalagi deadline yang diberikan DPRD kepada Gubernur untuk mengusulkan kembali satu nama Cawagub mendampingi Isdianto sudah dekat.

“Kami sudah minta pak Gubernur untuk menyurati DPRD meminta perpanjangan waktu. Walaupun ada deadline di DPRD, tapi kan tetap tidak bisa diproses. Karena, partai pengusung belum menemui kesepakatan satu nama yang diusulkan,” tuturnya.

Disinggung soal rencana DPRD Provinsi Kepri yang akan menetapkan Isdianto sebagai calon tunggal Wakil Gubernur, jika Gubernur tidak kunjung mengusulkan satu nama dikemudian hari. Menurutnya, hal itu tidak bisa dilakukan. Sebab, proses Pilwagub Kepri tidak akan dilaksanakan dengan calon tunggal.

“Itu sangat tidak mungkin terjadi (lawan kotak kosong,red). Tetap harus dua calon. Kita upayakan dalam minggu ini sudah ada keputusan satu nama yang akan kita usulkan,” tegasnya. (kar)

Tinggalkan Balasan