13 Proyek Infrastruktur Dirampungkan Nurdin, Wajah Kota Batam Berubah

example banner

Simpang BNI Sei Panas Batam

BATAM (HAKA) – Pembangunan Infrastruktur terus dilakukan oleh pemerintahan Nurdin Basirun. Tidak hanya di Tanjungpinang, tapi di semua daerah di Kepri. Nurdin memang menginginkan pembangunan merata di seluruh Kepri, termasuk di Kota Batam.

Pada APBD 2018 lalu, sedikitnya sekitar Rp 41 miliar digelontorkan untuk bangun 13 infrastruktur di Kota Batam.

“Udah mantap sekarang, jalannya lebar-lebar,” ungkap Idris salah satu warga Baloi, kepada hariankepri.com, Rabu (23/1/2019).

Ia pun sebenarnya baru tahu, bahwa ada beberapa ruas jalan yang proyek tersebut dikerjakan oleh Pemprov Kepri.

“Saya pikir (pelaksana proyek, red) Pemda Batam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ilham Wibowo. Menurut pria yang tinggal di Batam Center ini, dengan adanya proyek-proyek infrastruktur itu, sudah terlihat ada banyak perubahan di Kota Batam, khususnya jalan-jalan protokol.

“Kalau pergi kerja juga lebih lapang jalan yang kami lalui,” singkatnya.

Dalam data yang diterima hariankepri.com dari Pemprov Kepri, tercatat ada 13 proyek infrastruktur di Batam yang sudah selesai di tahun 2018.

Proyek tersebut di antaranya peningkatan Jalan, Dermaga, Tempat Parkir Dermaga, Permukiman, Drainase, Mesjid, Unit Sekolah Baru (USB) dan fasilitas pendukung lainnya.

Ada 6 proyek strategis peningkatan jalan di Batam yang dituntaskan pemerintah Nurdin selama 2018. Keenam proyek peningkatan jalan tersebut di antaranya Simpang Frengky – Simpang BNI, Simpang BNI – Underpass Pelita Jalan Laksamana Bintan, Peningkatan Jalan Simpang KDA, Peningkatan Jalan Bagan – Punggur, Peningkatan Jalan menuju Kampung Tua Tanjung Uma, serta Peningkatan Jalan dan Pembangunan Dinding Penahan Tanah Kelurahan Belian.

Tidak hanya menuntaskan proyek peningkatan jalan, pemprov juga menuntaskan proyek pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan darat di Batam, Tanjungpinang, Lingga dan Bintan. Jadi tidak hanya fasilitas utama, namun juga fasilitas pendukung juga dibenahi.

Untuk merealisasikan jalur konektivitas di pulau, pemprov juga membangun Dermaga Pulau Kasu Barat di Belakang Padang berikut tempat parkir roda dua. Masih di Belakang Padang, Pemprov juga menuntaskan proyek pengadaan dan pemasangan PLTS Terpusat 15 KWP di desa pulau Macan.

Penataan dan peningkatan kawasan permukiman juga tidak luput dari rencana pemprov dalam membangun. Tercatat di dua lokasi yaitu Sagulung dan Tanjung Riau dapat dituntaskan di tahun 2018. (arp/fik)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan