TANJUNGPINANG (HAKA) – Yayasan Pendidikan dan Konservasi Alam (YAPEKA), meluncurkan proyek Blue Sun SSF di Hotel Aston Tanjung Pinang, Selasa (10/2/2026).
CEO Yapeka, Akbar Ario Digdo, menyebut, program hibah Coast Facility Indonesia ini, membawa misi meningkatkan kesejahteraan nelayan skala kecil.
“Yakni melalui solusi berbasis alam di Bintan dan Lingga,” ujarnya.
Yapeka menjadwalkan program lingkungan ini berlangsung selama dua tahun penuh, hingga target berakhir pada Oktober 2027 mendatang.
Ia mengatakan, proyek tersebut merangkul enam desa sasaran, meliputi Desa Sebong Pereh, Sebong Lagoi, dan Desa Berakit di wilayah Kabupaten Bintan.
“Tim juga menjangkau wilayah Kabupaten Lingga melalui pendampingan di Desa Benan, Desa Temiang, serta Desa Tajur Biru,” sebutnya.
Pihaknya juga melakukan pemetaan partisipatif, agar implementasi program tetap menghargai kearifan lokal masyarakat dan sesuai kebutuhan lapangan.
Sementara itu, Sekretaris DKP Kepri, La Ode Muhammad Faisal, mengapresiasi kehadiran program ini, karena memperkuat upaya konservasi ekosistem pesisir daerah.
Ia menegaskan bahwa inisiatif ini memberikan manfaat pengetahuan, serta membuka peluang peningkatan ekonomi bagi para nelayan lokal.
Perwakilan KKP, Ilham, menyebut proyek Blue Sun SSF sangat selaras dengan Rencana Aksi Nasional yang sudah berjalan sejak tahun lalu. (dan)





