BINTAN (HAKA) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda empat lokasi berbeda di wilayah Bintan Utara dan sekitarnya.
Peristiwa yang menghanguskan lahan semak belukar tersebut, terjadi secara beruntun pada Rabu (4/2/2026).
“Total luas lahan yang terbakar dalam satu hari ini mencapai sekitar 6,75 hektare,” ujar Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi.
Ia menjelaskan, titik api pertama muncul siang hari di Jalan Raya Tanjungpinang Tanjunguban, tepatnya Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong
“Di lokasi ini, api menghanguskan sekitar tiga hektare lahan semak belukar,” jelasnya.
Tak berselang lama, petugas kembali berjibaku memadamkan api di Kampung Wonoasri dan kawasan PT SBP Lobam.
“Khusus di kawasan industri Lobam, luas lahan yang terbakar juga cukup besar, mencapai tiga hektare,” ungkapnya.
Kejadian terakhir berlangsung pada malam hari di Jalan Indunsuri, Gang Dahlia, Kelurahan Tanjunguban Selatan.
“Meskipun di titik terakhir hanya seperempat hektare, namun lokasinya dekat dengan pengisian gas elpiji dan pemukiman warga,” sebutnya.
Pihak Damkar menurunkan armada penuh dibantu unsur kepolisian, perangkat desa, dan pihak kawasan industri.
“Penyebab kebakaran di semua titik belum diketahui. Kami imbau warga waspada cuaca panas,” pungkasnya. (sih)





