BINTAN (HAKA) – Sekelompok orang menolak aktivitas Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Poto, Kabupaten Bintan, dengan menggelar demo pada Rabu (22/4/2026) lalu.
Namun, mayoritas warga Desa Kelong tetap mendukung penuh proyek tersebut. Demikian penegasan Kepala Desa Kelong, Alimin.
Ia memastikan warganya mendukung pembangunan dermaga pendukung industri baterai mobil listrik.
Alimin menegaskan hanya sedikit warga Kelong yang ikut demonstrasi. Sisanya merupakan orang luar yang datang ke lokasi tersebut, Selasa (28/4/2026).
Masyarakat Kelong telah menemui pihak PT BAI berkali-kali sejak tahun 2025. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan mengenai perekrutan tenaga kerja lokal secara bertahap.
“Kini, 50 warga Kampung Kelong dan Tenggel sudah mulai bekerja di PT Shandong,” ungkapnya.
Alimin meminta masyarakat setempat mendukung penuh kehadiran para investor tersebut.
Tokoh masyarakat Tenggel, Syahudin, juga mendukung PSN. Ia yakin proyek ini akan memberikan dampak positif dan membuka lapangan kerja besar-besaran.
Ketua RT09 Kampung Tenggel, La Sardito, juga telah bekerja di sana sejak April 2026. Ia merasa warga sangat untung karena memiliki pilihan pekerjaan.
Tokoh masyarakat lainnya, La Mahmudin, berharap perusahaan konsisten mengutamakan warga lokal.
“Kami meminta PT Shandong memprioritaskan penduduk sekitar dalam setiap lowongan,” singkatnya. (rul)





