TANJUNGPINANG (HAKA) – Puluhan kontainer yang terletak di Jalan Lingkar Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, mendapat kritikan dan sorotan dari masyarakat.
Salah satu warga yang tiap hari beraktivitas di Taman Gurindam 12, Heri menilai, bahwa kontainer-kontainer tersebut tidak disalurkan kepada penerima yang benar-benar serius dan berniat untuk berjualan.
“Sampai sekarang bisa dihitung pakai jari yang berjualan di.situ, padahal jumlah kontainernya ada puluhan, sisanya kosong terbengkalai,” ujarnya, saat bertemu hariankepri.com, Senin (8/9/2025).
Ia mengatakan, bahwa bantuan dari pemerintah ini seharusnya menjadi solusi bagi para pedagang kecil untuk bangkit dan berusaha mandiri. Namun kenyataannya, banyak kontainer yang dibiarkan kosong atau digunakan bukan untuk aktivitas perdagangan yang produktif.
“Ini jelas mengecewakan,” ucapnya.
Selain itu, masyarakat lainnya juga mengkritik kurangnya pengawasan dari pemerintah daerah, dalam proses pendistribusian kontainer tersebut.
Salah satu pedagang UMKM di Jalan Hang Tuah, Irma berharap, agar pemerintah lebih selektif dan melakukan evaluasi berkala agar bantuan ini tidak disalahgunakan.
Menurutnya, jika hal ini tidak segera diperbaiki, justru dapat menimbulkan ketimpangan sosial dan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Program ini cuma membuang uang negara tanpa hasil yang nyata. Lebih baik, pemerintah data ulang siapa saja pedagang yang butuh tempat berjualan, baru disalurkan ulang kepada penerima yang serius mau jualan,” tutupnya. (dim)





