PEKANBARU (HAKA) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, mendorong perguruan tinggi di Riau dan Kepri membentuk konsorsium.
Fauzan menyampaikan ajakan itu, saat menghadiri Rakorpim Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah XVII Riau dan Kepri, Jumat (31/7/2026) kemarin.
Fauzan menilai kampus harus menjawab berbagai persoalan pembangunan di Riau dan Kepri melalui kolaborasi.
Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Kepri, tingginya pengangguran, kesenjangan wilayah, serta persoalan stunting di Riau.
“Konsorsium itu sebenarnya membangun satu ekosistem untuk memajukan pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” tegasnya.
Fauzan mencontohkan konsorsium 27 perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur yang menjalankan KKN Tematik.
Program itu mendampingi keluarga berisiko stunting sekaligus membantu pengentasan kemiskinan.
Fauzan juga meminta LLDikti Wilayah XVII memetakan kepakaran setiap kampus dan menghubungkannya dengan kebutuhan pemerintah serta dunia usaha.
Kepala LLDikti Wilayah XVII, Nopriadi, mengatakan pihaknya terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi dan mutu program studi.
“Data dan capaian kuantitatif merupakan bentuk autentik dari kerja keras dan kolaborasi selama dua tahun terakhir,” pungkasnya. (sih)






