TANJUNGPINANG (HAKA) – Ribuan warga menyerbu kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Selasa (25/11/2025).
Mereka datang untuk menikmati pembukaan event Kepri Art and Culture International (KACI) 2025.
Para penonton mengisi area sejak sore hari, dan menciptakan parkiran panjang di sekitar kawasan tersebut.
Panitia KACI 2025 mengatur arus pengunjung dengan cepat, sementara petugas keamanan mengatur kondisi lalu lintas.
Sekitar pukul 20.00 WIB, suasana langsung menghangat ketika lampu panggung menyala.
Wali Band mengambil alih panggung utama tepat setelah acara pembukaan event itu.
Mereka membawakan beberapa lagu andalan yang langsung menarik perhatian penonton.
Faank bersama personel lainnya membuka penampilan melalui lagu Tobat Maksiat.
Penonton mengikuti setiap lirik dan mengibarkan ponsel mereka seperti lautan cahaya.
Namun, suasana benar-benar meledak ketika Wali Band melantunkan lagu Nenekku Pahlawanku.
Ribuan warga langsung berteriak, melompat, dan merekam momen itu dengan penuh semangat.
Salah satu penonton, Siti, mengaku langsung merinding ketika intro lagu itu mengalun.
“Saya ikut teriak karena suasananya benar-benar pecah,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Selasa (25/11/2025).
Ia mengapresiasi penampilan Wali Band yang membakar energi penonton tanpa jeda.
“Saya datang cuma untuk menyaksikan Wali Band, acara ini paling mengguncang,” katanya.
Setiap kali Wali Band mengganti lagu, penonton semakin memadati sisi panggung.
Banyak anak muda bahkan meneriakkan nama band itu sambil mengangkat spanduk buatan sendiri.
Erma Wahyu, salah satu warga Batu 5 yang datang, sangat terharu bisa menyaksikan Wali Band secara langsung.
“Saya baru pertama kali bisa melihat idola saya hadir di hadapan saya,” sebutnya.
Ia bersyukur, pemerintah daerah bisa mendatangkan artis nasional yang sudah eksis dari dulu.
“Justru penyanyi yang udah tenar dari dulu sangat memukau penonton, saya merinding dengar setiap lagunya Wali,” tambahnya. (dim)





