TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemko Tanjungpinang menggelar turnamen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kota Tanjungpinang, Senin (4/8/2025) hingga Senin (11/8/2025). Event ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Lis Darmansyah, di Lapangan Pamedan.
Lis mengatakan, pertandingan cabang olahraga (cabor) itu, untuk mencari bibit dalam perkembangan dan kemajuan prestasi olahraga, di Kota Tanjungpinang ke depannya.
“Selain itu, kita mengukur sejauh mana olahraga itu dicintai dan diminati oleh para pelajar di sekolah-sekolah,” tuturnya.
Lis meminta kepada pihak sekolah se-Kota Tanjungpinang untuk melakukan evaluasi terhadap peserta didik, yang mempunyai potensi dan bakat olahraga di sekolah masing-masing, untuk menciptakan regenerasi atlet di setiap cabor yang dipertandingkan.
“Artinya, kepala sekolah harus punya perhatian khusus terhadap perkembangan olahraga di Kota Tanjungpinang ini,” tambahnya.
Sehingga, sambung Lis, Pemko Tanjungpinang tidak kesulitan dalam memilih para atlet di setiap cabor yang akan dipertandingkan tingkat Provinsi Kepri maupun nasional, nantinya.
“Kalau ada anak jago main tenis meja sejak SMP ini harus diperhatikan secara khusus supaya kita ikutkan dalam visi-misi dalam prestasi cabor itu di Kota Tanjungpinang,” tutupnya.
Lis menambahkan, Pemko Tanjungpinang berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan olahraga secara berkelanjutan, demi generasi muda Tanjungpinang.
“Mereka menjadi generasi sehat, dan cikal bakal penerus untuk mengisi perangkat daerah di Kota Tanjungpinang ke depannya,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady menambahkan, ada cabor renang, sepak takraw, dan atletik yang tidak dipertandingkan, karena keterbatasan anggaran.
“Kami hanya menyiapkan anggaran sekitar Rp90 juta pekan antarpelajar tersebut,” jelasnya.
Ruli menyebutkan jumlah peserta yang banyak mengikuti olahraga antarpelajar kali ini adalah silat sekitar 170 anak. Lalu, sepakbola 6 kesebelasan, serta bola voli sebanyak 5 tim putra-putri. Sisanya, bulu tangkis serta tenis meja.
Selain menciptakan regenerasi, kata Ruli, pihaknya mempersiapkan para atlet yang telah dibina dari sekolah tingkat SD, SMP dan SMA sesuai cabor masing-masing. (rul)





