BATAM (HAKA) – Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan, stabilitas keamanan maritim berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Kepri.
Nyanyang menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peresmian Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur di Batam, kemarin.
Nyanyang memaparkan, sinergi keamanan yang solid, termasuk peran Bakamla, berhasil membawa pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 menembus angka 6,94 persen.
Capaian tersebut menempatkan Kepri, sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera, sekaligus peringkat ketiga secara nasional.
“Stabilitas keamanan yang terjaga mendorong peningkatan investasi dan kelancaran arus logistik,” tegasnya.
Selain ekonomi, indeks kerukunan umat beragama di Kepri juga naik menjadi 83,68 poin pada 2025.
“Angka ini menunjukkan kondisi daerah yang sangat kondusif bagi para investor,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan, Nyanyang menyebut Pemprov Kepri telah memberikan insentif sejak 2024 bagi personel TNI-Polri yang bertugas di pulau-pulau terluar.
Ia berharap Mako Zona Bakamla ini, menjadi pusat komando yang memperkuat koordinasi lintas sektor, dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
“Selamat atas peresmian Mako Bakamla. Semoga sinergi ini terus terjaga demi laut Indonesia yang aman dan berdaulat,” pungkasnya. (sih)





