TANJUNGPINANG (HAKA) – Ketersediaan air bersih di Kota Tanjungpinang, saat ini berada pada level yang cukup mengkhawatirkan.
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengungkapkan bahwa ketinggian air di Waduk Sei Pulai kini menyusut drastis.
“Saat ini kondisi air waduk Sei Pulai hanya setinggi 1 meter dari ketinggian normal 4 meter,” ujar Rudy Chua kepada hariankepri.com, kemarin.
Politisi senior ini menjelaskan, bahwa penyusutan signifikan tersebut berdampak langsung pada operasional pendistribusian air ke pelanggan.
“Jika dalam waktu dekat atau minggu depan hujan belum intens turun, PDAM terpaksa melakukan manajemen air,” terangnya.
Rudy menyebut PDAM harus mengambil langkah manajemen air ini, untuk menjaga agar pasokan tetap tersedia meski dalam kondisi terbatas.
“Konsekuensinya, waktu distribusi kepada pelanggan dan tekanan air ke rumah warga akan berkurang,” ungkap Rudy.
Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Tanjungpinang beberapa pekan terakhir memicu penyusutan debit air di Sei Pulai ini. (sih)





