27.6 C
Tanjung Pinang
Rabu, Oktober 14, 2026
spot_img

Waduk Nongsa Menyusut, BP Batam Siapkan Langkah Darurat

BATAM (HAKA) – Tinggi Muka Air (TMA) Waduk Nongsa di Kota Batam terus turun hingga mencapai level 5,96 meter. Minimnya curah hujan menjadi penyebab utama penurunan cadangan air baku tersebut.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meminta jajarannya memantau kondisi seluruh waduk setiap hari.

“Kami terus memantau kondisi waduk setiap hari. Pengaturan produksi juga terus dilakukan,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, BP Batam bersama PT ABH mengatur pengambilan air baku untuk menjaga cadangan pasokan masyarakat.

Sebagai langkah darurat, tim gabungan mengirimkan armada mobil tangki ke kawasan yang mengalami kendala pasokan air bersih.

Amsakar mengatakan produksi air bersih se-Kota Batam masih berada di atas kebutuhan rata-rata warga.

Sistem distribusi saat ini menyalurkan volume air efektif sebanyak 3.780 liter per detik (Lps).

“Volume tersebut masih memiliki surplus sekitar 80 Lps dari kebutuhan rata-rata warga Batam sebesar 3.700 Lps,” sebutnya.

Meski begitu, BP Batam memberi perhatian khusus terhadap wilayah terdampak, termasuk Nongsa dan Sei Harapan.

Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah skenario jangka menengah dan panjang.

“Kami tidak ingin menunggu sampai kondisi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berbagai skenario sudah kami siapkan,” tegas Denny.

Salah satu langkah antisipasi yakni Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan berkoordinasi untuk memicu hujan buatan.

Menurutnya, BP Batam juga menyiapkan pembangunan IPA berkapasitas 50 Lps di Sei Ladi.

Selain itu, BP Batam mengkaji pemompaan air dari embung serta pemanfaatan fasilitas pengolahan di sekitarnya.

“BP Batam turut mengkaji opsi suplai bergilir, sesuai tingkat keandalan jaringan pipa,” tegasnya.

Untuk jangka panjang, BP Batam merancang Batam Integrated Total Water Management untuk memenuhi kebutuhan air hingga 7.149 Lps pada 2045.

Baca Juga:  Momen Ultah Kepri, Mendagri Tito Groundbreaking Monumen Bahasa

Strategi tersebut mencakup pengolahan air laut melalui Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dengan target 2.500 Lps.

BP Batam juga menargetkan pengolahan air daur ulang 500 Lps serta pemanfaatan waduk laut dan sumber air sekitar hingga 3.000 Lps. (uun)

Junichiro Ogawa
Junichiro Ogawa
Mulai bergabung sebagai jurnalis di hariankepri.com sejak tahun 2025. Jurnalis Senior di Kepri. Aktif meliput isu-isu lokal dan nasional.
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru