27.5 C
Tanjung Pinang
Minggu, Juli 19, 2026
spot_img

Utang Tunda Bayar Rp10 Miliar, Proyek di PUPR Tanjungpinang Mandek

TANJUNGPINANG (HAKA) – Seluruh pengerjaan proyek fisik di Dinas PUPR Kota Tanjungpinang hingga kini, belum berjalan.

​”Semua kegiatan di Dinas PU satu pun belum ada yang berjalan,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Rusli, kemarin.

​Rusli mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi ini dan berharap roda pembangunan infrastruktur di daerah bisa segera bergerak kembali.

​”Mudah-mudahan akhir bulan ini nanti sudah mulai bisa berjalan,” sebutnya.

​Rusli membeberkan bahwa beban kewajiban utang tunda bayar menjadi akar masalah utama yang menghentikan seluruh proyek di Dinas PUPR.

​Ia menegaskan, keputusan memulai proyek baru sepenuhnya berada di luar kewenangan Dinas PUPR selaku instansi teknis pengelola kegiatan.

​”Kami tidak bisa memutuskan sendiri. Solusinya ada pada kebijakan TAPD atau kebijakan kepala daerah,” jelas Rusli

​Menurut Rusli, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menyelesaikan terlebih dahulu kewajiban sisa tunda bayar dari tahun-tahun sebelumnya.

​Pemerintah daerah baru bisa mencairkan dan menjalankan paket kegiatan baru, apabila sudah melunasi seluruh beban utang tunda bayar tersebut.

​”Kalau tunda bayar selesai, barulah kegiatan baru bisa jalan. Itu murni kebijakan TAPD nanti bagaimana teknisnya,” urai Rusli.

​Rusli memaparkan, nilai tunda bayar yang melekat khusus di internal Dinas PUPR Kota Tanjungpinang saat ini mencapai sekitar Rp10 Miliar.

​”Sejauh ini belum ada satu rupiah pun yang pemerintah bayar. Jadi bagaimana proyek mau jalan?,” ujarnya.

​Rusli mengakui, mandeknya aliran anggaran ini memukul banyak sektor pembangunan, terutama program strategis yang sangat warga kota nantikan.

​Ia menyebutkan, proyek pengendalian banjir di titik-titik rawan genangan menjadi jenis kegiatan yang menerima dampak paling fatal.

​Sebagai solusi jangka pendek, Dinas PUPR Tanjungpinang memohon bantuan dan melobi langsung ke kementerian terkait di tingkat pusat.

Baca Juga:  Anggaran Pengemudi Pemko Batam Sasar 1.109 Pekerja

​”Tapi kementerian juga posisinya sedang kritis soal anggaran,” pungkas Rusli. (sih)

Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru