TANJUNGPINANG (HAKA) – Proyek strategis Dinas PUPRP Kepri hampir rampung seluruhnya pada akhir tahun 2025 ini.
Kepala Dinas PUPRP Kepri, Rodi Yantari mengatakan, pihaknya telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp65 miliar hingga Rp70 miliar untuk proyek strategis tersebut.
“Kita akan selesaikan semua sesuai kontrak, batas pembayarannya pada 25 Desember 2025 nanti,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Kamis (4/12/2025).
Salah satu proyek strategis yang sudah rampung meliputi, penataan ulang kawasan Gurindam 12.
“Sekarang tinggal pembersihan saja,” katanya.
Selain itu, perbaikan Jalan Pelantar 2 juga sudah rampung. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat.
“Sekarang tinggal menunggu masa betonnya saja, nilai kontraknya sekitar Rp3,5 miliar,” lanjutnya.
Proyek lainnya yaitu pembangunan jembatan Semala di Desa Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.
“Panjangnya sekitar 50 meter dengan lebar 7 meter, nilai kontraknya Rp12 miliar,” ungkapnya.
Tahun depan, mereka akan melanjutkan penataan Taman Gurindam 12 hingga ke lokasi UMKM di Jalan Lingkar Gurindam.
“Kami ingin pelaku usaha tidak lagi berjualan dengan sembarangan. Akan ada listrik, air bersih, dan kios baru nantinya,” tuturnya.
Proyek strategis lainnya yakni pelebaran Jalan Nusantara, yang penganggarannya bersumber dari Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026.
“Kira-kira Provinsi Kepri akan menerima alokasi sekitar Rp60 miliar hingga Rp 80 miliar,” tutupnya. (dim)




