TANJUNGPINANG (HAKA) – Upaya menekan angka stunting dan memperkuat peran keluarga dalam pembangunan, terus didorong oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri.
Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Rohina menyampaikan, bahwa salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan pemberian makanan bergizi kepada ibu hamil dan peluncuran buku khusus yang membahas stunting.
“Untuk menurunkan angka stunting di Kepri, kita harus mulai dari ibu hamil kemudian kita edukasi agar anaknya bisa tumbuh sehat di kemudian hari,” ujarnya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Selain itu, pihaknya juga menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) keliling dengan menggunakan bus, yang saat ini telah ditempatkan di area Kantor Gubernur Provinsi Kepri.
Hal ini, kata dia, menjadi salah satu bagian dari strategi memperluas akses layanan keluarga berencana, sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pengendalian laju pertumbuhan penduduknya pada tahun ini.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, menambahkan, bahwa salah satu tantangan besar yang harus dihadapi saat ini adalah persoalan stunting.
Sehingga, dia meminta kepada seluruh kepala daerah di Kepri untuk serius menangani isu tersebut secara terukur dan berkelanjutan.
“Menurunkan angka stunting itu bukan pilihan, tapi keharusan. Kita harus bekerja lebih keras, lebih fokus, dan lebih cepat,” ungkapnya. (dim)





