TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri, menghentikan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kepri mulai Selasa (15/9/2026).
​Langkah antisipasi ini, menyikapi sebaran kabut asap kiriman yang memicu penurunan kualitas udara, hingga masuk kategori tidak sehat.
​Sekretaris Daerah Pemprov Kepri Misni menandatangani Surat Edaran Nomor B/400.3/58/DISDIK-SET/2026 untuk mengalihkan sistem pembelajaran menjadi Belajar dari Rumah (BDR).
​”BDR bagi pelajar ini akibat sebaran udara kabut asap kiriman memicu pencemaran udara,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri Siti Hidayati Rochmah.
​Siti menjelaskan, kebijakan BDR berpatokan pada laporan indeks kualitas udara Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota se-Kepri.
​Disdik Kepri menginstruksikan para kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan tetap mengawal kelancaran proses BDR di sekolah masing-masing.
​Pemerintah daerah baru akan membuka kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) setelah kondisi kualitas udara Kepri dinyatakan aman dari ancaman asap.
​Siti meminta pihak sekolah, segera menyosialisasikan isi surat edaran penutupan PTM tersebut kepada para orang tua maupun wali murid. (rul)




