TANJUNGPINANG (HAKA) – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri, menunjukkan tren positif di November 2025.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Margareta mengungkapkan, rata-rata TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri mencapai 50,37 persen.
“Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,42 poin jika kita bandingkan dengan TPK Oktober 2025 yang hanya 47,96 persen,” ujarnya, kepada hariankepri.com, kemarin.
Menariknya, hotel klasifikasi bintang 4 secara mengejutkan menjadi pilihan utama para tamu yang berkunjung ke Bumi Segantang Lada ini.
Performanya berhasil mengalahkan hotel mewah klasifikasi bintang 5, yang tingkat huniannya hanya terisi 36,08 persen.
“Hotel bintang 5 justru berada pada posisi terendah,” tuturnya.
Margareta menjelaskan, kenaikan hunian hotel secara bulanan ini tetap memberikan angin segar bagi industri pariwisata.
“Meskipun secara nasional TPK Kepri masih berada 3,51 poin di bawah rata-rata TPK nasional yang mencapai 53,89 persen,” tambahnya.
Terkait durasi menginap, tamu mancanegara terpantau lebih betah berlama-lama daripada tamu domestik.
Ia mencatat rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,25 malam. Untuk tamu wisatawan nusantara, rata-rata lama menginapnya berada di angka 1,74 malam.
Secara keseluruhan, rata-rata gabungan lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel bintang di Kepri selama November 2025 tercatat selama 1,94 malam. (dim)





