TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Regional SPPG Kepri, Anindita Ayu mengungkapkan 5 titik unit pelayanan masuk daftar moratorium atau penghentian sementara.
​Anindita membeberkan, urusan anggaran memicu kebijakan penghentian sementara aktivitas lima unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tanjungpinang.
“Lima unit mengalami moratorium karena pengelola masih menunggu pencairan dana,” ujarnya Selasa (9/6/2026).
Sebelumnya, informasi mengenai penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kepri, memicu keresahan di tengah masyarakat.
​Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya secara tegas langsung membantah rumor liar itu.
​”Tidak benar,” ujar Syartiwidya singkat, Senin (8/6/2026).
​Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepri, Anindita Ayu meluruskan, bahwa pemerintah pusat tidak menghentikan program tersebut secara permanen.
​Ia mengakui ada kendala teknis di lapangan, membuat aktivitas dapur umum di beberapa titik sempat terhenti.
​”Hanya berhenti operasional sementara,” ungkap Anindita, Senin (8/6/2026).
​Anindita membeberkan, keterlambatan pengisian ulang anggaran operasional, memicu mandeknya aktivitas di beberapa fasilitas SPPG tersebut. (sih)





