BATAM (HAKA) – Provinsi Kepri, sukses mencatatkan rekor performa ekonomi gemilang di tingkat regional maupun nasional pada awal paruh pertama tahun ini.
​Gubernur Ansar Ahmad memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan I Tahun 2026 berhasil melesat di angka 7,04 persen.
​”Visi kami mewujudkan Kepri yang maju. Seluruh program di daerah mendukung percepatan program strategis nasional,” ujarnya.
​Ansar memaparkan pencapaian itu, di hadapan tim Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI bertempat di Graha Kepri, Kota Batam.
​Angka fantastis ini menempatkan Kepri bertengger urutan pertama pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sumatera, sekaligus menduduki peringkat kelima tingkat nasional.
​”Kunjungan ini bertujuan mengawal fungsi pengawasan tata kelola pemerintahan daerah sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014,” kata Rifqinizamy Karsayuda.
​Ketua Komisi II DPR RI tersebut memimpin pertemuan pengawasan, yang turut menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri serta Wakil Menteri ATR/BPN.
​Ansar juga membeberkan data Produk Domestik Regional Bruto per kapita Kepri menembus USD10.174.
​Capaian makro lain meliputi Indeks Pembangunan Manusia 2025 sebesar 80,53 poin, penurunan kemiskinan, hingga realisasi investasi Rp64,67 triliun.
​Ansar juga melaporkan realisasi Program Makan Bergizi Gratis yang berhasil menjangkau 594.278 anak lewat 239 satuan pelayanan.
“Kami juga mengawal pembentukan 407 Koperasi Desa Merah Putih serta usulkan 124 lokasi untuk Kampung Nelayan Merah Putih,” tukasnya. (sih)





