DI balik kemilau resort-resort mewah di Lagoi, Kabupaten Bintan sedang menyembunyikan “bom waktu” yang terus berdetak.
Setiap harinya, sebanyak 48,1 ton sampah menyesaki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sei Enam. Satu-satunya pembuangan limbah di wilayah mutiara pariwisata internasional ini.
Kini, gunungan sampah itu tak sekadar menjadi pemandangan kumuh, melainkan ancaman nyata yang sedang menghitung mundur masa pakainya.
Pertanyaannya, mampukah strategi konvensional memadamkan sumbu “bom waktu” yang kian memendek di Sei Enam?.
Simak wawancara khusus hariankepri.com dengan Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari DI SINI!.
Penulis: Masrun





