TANJUNGPINANG (HAKA) – Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Pulau Penyengat, menyerahkan dokumen dukungan resmi pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional.
​Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Raja Al Hafiz menyerahkan dokumen itu, langsung kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Sabtu (20/6/2026).
​Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura, turut menyaksikan prosesi penyerahan dokumen itu, usai pelaksanaan acara Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat.
​Raja Al Hafiz menegaskan, penyerahan berkas ini menjadi bentuk komitmen warga untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah peradaban bahasa Melayu.
​Dukungan nyata ini sekaligus mempercepat realisasi pembangunan salah satu proyek strategis kebudayaan nasional yang bertempat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
​Langkah bersama ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, serta masyarakat dalam mewujudkan destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menjelaskan rencana proyek strategis kebudayaan tersebut di sela kegiatan Penyengat Heritage 2026, Sabtu (20/6/2026).
​Ansar menyebutkan, proyek pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia di Pulau Penyengat saat ini telah memasuki tahap persiapan akhir.
​Berdasarkan hasil perhitungan bersama BPKP, pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) berjalan pada awal Agustus 2026.
​”Insyaallah setelah review awal oleh BPKP selesai, minggu pertama Agustus 2026 kita mulai groundbreaking pembangunan museum dan monumen bahasa ini,” ujarnya.
​Pemerintah akan melaksanakan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional melalui skema tahun jamak (multiyears) selama dua tahun ke depan.
​Dinas terkait menargetkan penyelesaian seluruh konstruksi fisik bangunan bersejarah tersebut rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2027.
​Kehadiran museum tersebut menjadi simbol pengakuan nasional terhadap kontribusi besar Pulau Penyengat dalam perjalanan sejarah panjang bangsa Indonesia.
​”Insya allah proyek selesai pada akhir 2027, bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda pada tahun 2028 mendatang,” kata Ansar.(sih)






