28.3 C
Tanjung Pinang
Senin, Juni 15, 2026
spot_img

Terganjal Data, Insentif Guru TPQ Karimun Belum Cair

KARIMUN (HAKA) – Sekda Karimun Djunaidy menjelaskan alasan, keterlambatan pencairan insentif guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di wilayahnya.

Djunaidy menyebut, proses pendataan ulang menyeluruh memicu keterlambatan pembayaran insentif selama empat bulan terakhir ini.

Pemerintah melakukan pendataan ulang ini, guna menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2025 lalu.

“Temuan BPK mewajibkan kami mendata ulang domisili hingga tingkat pendidikan guru secara detail,” ujar Djunaidy, Selasa (21/4/2026).

Proses validasi ini melibatkan camat hingga aparat desa, untuk memastikan keakuratan data asli di lapangan.

Validasi data tersebut menjadi dasar utama penerbitan Surat Keputusan (SK) terbaru, bagi penerima insentif tahun 2026.

“Kami menunggu kelengkapan data. Para camat harus memfasilitasi lurah dan desa agar proses ini segera tuntas,” jelasnya.

Pemerintah akan langsung memproses administrasi pencairan setelah SK terbaru terbit agar hak para guru segera terbayar.

Namun, Djunaidy mengaku belum mengetahui pasti mengenai kabar penurunan nominal insentif dari Rp750.000 menjadi Rp450.000.

“Saya belum memegang data pasti terkait adanya penurunan nilai insentif tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah guru TPQ mengeluhkan kendala biaya hidup akibat insentif yang belum cair sejak awal tahun. (sih)

Baca Juga:  Li Claudia Sambut 22 Atase Pertahanan Dunia di Batam
Arsih Zul Adha, S.H.
Arsih Zul Adha, S.H.
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2025. Alumni Prodi Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara FISIP UMRAH ini aktif meliput dan menulis berbagai peristiwa serta isu-isu seputar politik, hukum, dan pemerintahan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Meraih Juara II Lomba Menulis Jurnalistik dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru