TANJUNGPINANG (HAKA) – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), resmi bergabung dalam Konsorsium Nasional Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana Alam.
Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, meluncurkan konsorsium ini di Universitas Sumatera Utara, Medan, Selasa (27/1/2026) pekan lalu.
Langkah strategis ini, merespon kondisi wilayah Kepulauan Riau, yang memiliki banyak pulau kecil yang rentan bencana.
Cuaca ekstrem dan banjir rob mendominasi 136 kejadian bencana di Kabupaten Natuna sepanjang tahun 2025 lalu.
“Rentetan bencana tersebut menjadi alarm bagi akademisi untuk berperan aktif dalam mitigasi,” tegas Rektor UMRAH, Prof Dr Agung Dhamar Syakti.
Agung menyiapkan dua langkah konkret, sebagai tindak lanjut UMRAH setelah bergabung dalam jaringan konsorsium nasional ini.
Pertama, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMRAH, akan membentuk Pusat Studi Mitigasi Bencana secara resmi.
Kedua, Sekolah Pascasarjana UMRAH segera membuka Program Studi Magister Mitigasi Bencana, untuk mencetak tenaga ahli profesional.
“Kami memastikan suara masyarakat pulau kecil menjadi dasar utama dalam kebijakan penanganan bencana nasional,” pungkas Agung. (sih)





