TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri terus mempercepat pembangunan dapur Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan, Pemprov menargetkan 90 persen dapur MBG untuk wilayah itu rampung pada pertengahan Januari 2026.
“Capaian program MBG hingga saat ini sudah sekitar 78 persen dari target,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Kamis (25/12/2025).
Lebih lanjut Nyanyang menilai, capaian tersebut menunjukkan kerja lintas sektor telah berjalan efektif.
“Saat ini, kami tinggal menunggu operasional dan penugasan petugas dari Badan Gizi Nasional pusat untuk wilayah 3T,” katanya.
Ia menyebut Kabupaten Lingga menjadi daerah dengan jumlah dapur MBG terbanyak di wilayah 3T.
“Ada sekitar 41 unit dapur MBG di Kabupaten Lingga, dan lebih dari 30 unit di Kota Batam,” sebutnya.
Nyanyang menjelaskan, total seluruh dapur MBG pada wilayah 3T mencapai sekitar 140 unit.
“Angka ini masih bisa bertambah,” jelasnya.
Nyanyang juga mengungkapkan, mekanisme penyaluran MBG berjalan fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan.
Saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ini, penyaluran MBG menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
“Kalau sekolah tidak ada kegiatan, kita tidak salurkan. Saat ini fokus dengan ibu hamil dan anak PAUD,” tutupnya. (dim)





