Beranda Headline

Tanjungpinang Masih Aman dari PMK, Rahma Batasi Hewan Ternak yang Masuk

0
Wali Kota Rahma saat memimpin rapat satgas untuk antisipasi penyebaran PMK-f/istimewa-prokompim

TANJUNGPINANG (HAKA) – Untuk mencegah masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meminta dan mengajak satgas, agar bisa mengatur strategi.

“Untuk antisipasi, saya mengajak Satgas bersinergi mengatur strategi,” kata Rahma, saat memimpin rapat koordinasi pencegahan penyebaran wabah PMK Kota Tanjungpinang, Rabu (22/6/2022) di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Menurut Rahma, dengan satgas yang sudah dibentuk ini diharapkan dapat berperan aktif, dan cepat tanggap dalam koordinasi dan pengamatan klinis hewan.

“Semoga dengan tindakan cepat ini, kita bisa menanggulangi dan mencegah terjangkitnya PMK di Kota Tanjungpinang,” harapnya.

Rahma juga menyampaikan, beberapa langkah yang akan dilakukan dalam upaya pencegahan masuknya wabah PMK ke Kota Tanjungpinang.

Adapun salah satu upaya untuk mengantisipasi agar Tanjungpinang tetap steril dari penyakit PMK, yakni membatasi pemasokan hewan ternak.

“Kita akan batasi pemasukan hewan ternak ke Tanjungpinang, dan hanya dari dalam Provinsi Kepri saja,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, Yoni Fadri mengatakan, PMK hewan saat ini sudah tersebar di sebanyak 19 provinsi di Indonesia.

Kendati demikian, Kota Tanjungpinang harus cepat tanggap dan sigap dalam mengantisipasi penyebaran penyakit PMK tersebut.

“Memang saat ini status Provinsi Kepri steril dari penyakit PMK. Tetapi mengingat penyebarannya yang sangat cepat dan mudah, untuk itu kita perlu mengambil tindakan cepat dan tepat melalui pembentukan satgas ini,” harapnya.(zul)



TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini