TANJUNGPINANG (HAKA) – Kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjungpinang dalam beberapa hari terakhir, mulai mengganggu aktivitas warga.
Kondisi udara berkabut membuat sebagian warga merasa tidak nyaman saat beraktivitas di luar rumah.
Salah seorang Warga Tanjungpinang, Zainudin, mengatakan paparan asap cukup terasa ketika berada di ruang terbuka.
“Saya khawatir dengan kondisi kabut asap yang beberapa hari terakhir terasa mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Zainudin, Selasa (29/9/2026).
Menurut Zainudin, kondisi tersebut juga menimbulkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan, dan membuat pernapasan terasa kurang lega.
“Udara terlihat berkabut dan ketika berada di luar rumah,” ujarnya kepada hariankepri.com.
Karena itu, Zainudin meminta Pemerintah Kota Tanjungpinang segera mengambil langkah untuk melindungi warga dari paparan asap.
“Kami tentu berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi seperti ini,” tuturnya.
Ia meminta pembagian masker gratis menyasar warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.
“Terutama kepada pedagang, pekerja lapangan, pengendara, serta anak-anak dan lansia,” jelasnya.
Menurut dia, pembagian masker dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan pemerintah bagi masyarakat selama kondisi udara memburuk.
Selain masker, ia meminta pemerintah memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi kualitas udara dan langkah pencegahan bagi masyarakat. (sih)




