TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang memiliki tugas ganda selain memadamkan api.
Selain pemadaman, mereka juga tak kalah sibuk melayani laporan penyelamatan hewan liar dari permukiman warga.
“Kami melayani evakuasi hewan liar seperti ular, biawak, monyet, hingga tawon,” kata Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary.
Ia menyebut permintaan bantuan evakuasi non-kebakaran ini datang hampir setiap hari ke pos jaga.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi personel, yang harus membagi fokus di lapangan.
“Laporan penyelamatan hewan ini hampir ada setiap hari, di luar tugas pemadaman api,” ujarnya kepada hariankepri.com, kemarin.
Menurutnya, tugas penyelamatan ini harus tetap berjalan di tengah lonjakan kasus kebakaran lahan yang ekstrem.
Pasalnya, petugas juga harus berjibaku menangani puluhan titik api sepanjang bulan Januari 2026.
“Sampai saat ini saja sudah ada lebih dari 30 kasus kebakaran di bulan Januari,” sebutnya.
Meski beban kerja bertambah, kesiapsiagaan personel di setiap pos tetap menjadi prioritas utama. (sih)





