26 C
Tanjung Pinang
Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img

Tahun 2025 Kasus Bullying di Kepri Meningkat, Paling Banyak Tanjungpinang dan Bintan

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sepanjang tahun 2025, aksi bullying atau perundungan semakin banyak terjadi di Provinsi Kepri.

Sekretaris DP3AP2KB Provinsi Kepri, Eva Rabianti mengatakan, jumlah kasus itu tercatat sebanyak 25 kasus dalam periode Januari 2025 hingga pertengahan Desember 2025.

“Sepanjang tahun 2024 hanya ada 19 kasus, terjadi peningkatan pada tahun ini,” ujarnya, kepada hariankepri.com, Kamis (11/12/2025).

Lebih lanjut ia menyebutkan, jumlah itu merupakan hasil pendataan aplikasi Simfoni PPA.

“Data ini masih kurang pasti, karena itu hanya kasus yang muncul ke permukaan saja,” katanya.

Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan menjadi daerah yang paling banyak terjadi kasus bullying tersebut.

“Kedua daerah ini masing-masing 7 kasus, menyusul Kabupaten Natuna dengan total 4 kasus,” jelasnya.

Ia menilai, kemungkinan masih banyak perempuan maupun anak yang mengalami tindakan bullying, namun tidak berani melapor.

“Mungkin karena alasan tertentu makanya tidak berani untuk memberi tahu,” sebutnya.

DP3APB2KB telah aktif melakukan sosialisasi secara masif ke sekolahan maupun kegiatan masyarakat.

“Tujuannya agar tindakan tersebut dapat kita tekan, kurangnya edukasi termasuk salah satu faktor penyebab terjadinya bullying,” ungkapnya.

Eva menegaskan, pihaknya bekerja keras agar para korban bisa membebaskan diri dari tekanan.

“Kita tidak ingin mereka pasrah dengan perlakuan seperti itu,” sambungnya.

Menurutnya, penanganan masalah perempuan dan anak bukan tugas yang mudah.

“Butuh komitmen bersama terutama peningkatan partisipasi masyarakat. Jika kita saling peduli, maka kasus ini bisa kita tangani dengan cepat,” tukasnya. (dim)

Baca Juga:  Petaka Bakar Ban, Samping Masjid Sultan Mahmud Batam Terbakar
Dimas Bona
Dimas Bona
Jurnalis hariankepri.com sejak tahun 2023. Dalam kesehariannya, aktif melakukan peliputan dan penulisan berbagai peristiwa kriminal serta isu-isu daerah yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Anggota aktif Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, yang menunjukkan komitmennya terhadap jurnalisme yang profesional dan independen.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru