TANJUNGPINANG (HAKA) – Korosi air laut merusak mesin desalinasi SWRO Batu Hitam, hingga berhenti beroperasi total di tengah ancaman krisis air Pulau Bintan.
Kondisi mesin penyuling tersebut, sangat memprihatinkan akibat tingginya kadar zat padat terlarut. Pemerintah daerah membutuhkan dana perbaikan hingga Rp9 miliar.
Parahnya, pengelola harus mengimpor seluruh suku cadang dari Jerman dan Amerika Serikat. Fluktuasi nilai tukar dolar kian membumbungkan biaya pemeliharaan. Baca selengkapnya DI SINI.
Penulis: Dimas





