TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Tanjungpinang, menjamin stok pangan aman menjelang Ramadan.
“Kepastian ini merujuk pada data ketersediaan bahan pokok saat ini,” ucap Kabid Ketahanan Pangan, DPPP Tanjungpinang, Yesi Perdeawati, kepada hariankepri.com.
Untuk itu ia meminta warga tetap tenang. Pasokan pangan lokal, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara memadai.
“Stok pangan terjaga berkat pasokan lokal yang cukup,” tegasnya.
Selain itu, kata Yesi, masyarakat juga tidak perlu khawatir menghadapi bulan suci Ramadan.
Sebab, distribusi dari Batam, Jawa, dan Sumatera memperkuat cadangan pangan kota.
“Kerja sama antarwilayah menjaga kestabilan pasokan di pasar,” imbuhnya.
Yesi memprediksi harga telur, cabai, dan daging ayam akan naik. Sebab, komoditas tersebut rawan mengalami fluktuasi harga selama Ramadan.
“Kami DPPP berkoordinasi dengan Disdagin dan Satgas Pangan untuk menjaga jalur distribusi,” tegasnya.
Menurutnya, langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi kelangkaan barang.
Program Peternakan Merah Putih dari APBN turut membantu produksi lokal.
“Masyarakat Tanjungpinang mulai merasakan manfaat bantuan ayam petelur,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan, bahwa cuaca saat ini tidak mengganggu produksi pangan daerah. Petani dan peternak lokal masih mampu mengelola hasil produksi dengan baik.
“DPPP rutin menggelar distribusi pangan murah demi menjaga stabilitas harga,” ucapnya.
Pemerintah kota juga akan melaksanakan pasar murah di Pamedan dan Ganet pada Februari ini. Agenda tersebut menjadi langkah nyata menyambut Ramadan.
“Pada 8 Februari di Pamedan bersamaan dengan Hari Pers Nasional, dan 11 Februari di Ganet,” tukasnya. (dan)





