26 C
Tanjung Pinang
Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img

Stok Bahan Pangan di Bintan Menipis, Bapanas Turun Hanya untuk Cek Harga

BINTAN (HAKA) – Rak-rak bahan pangan, di sejumlah swalayan wilayah Bintan Utara, kini terlihat kosong, seperti mentega, gula, sayuran, dan buah-buahan, mulai menipis.

Ayu, seorang karyawan operasional Swalayan Pelangi, membenarkan kondisi ini. Dia mengatakan mereka hanya menghabiskan stok barang yang tersisa.

Sebab, kata dia, pasokan dari Batam kabarnya tidak bisa masuk. Ini menyebabkan berkurangnya barang-barang kebutuhan masyarakat di swalayan tersebut.

“Stok mulai menipis, seperti beras, gula, dan minyak makan. Kami tinggal menghabiskan stok yang ada,” tutur Ayu, Rabu (10/12/2025).

Ayu memperkirakan lebih banyak rak akan kosong jika pasokan tidak segera masuk. Bahkan, kemungkinan tidak ada barang sama sekali pada awal tahun depan.

“Hampir semua harga bahan kebutuhan mengalami kenaikan,” ucapnya.

Ayu menambahkan, Swalayan Pelangi tidak menjual beras dari Bulog. Karena, permintaan masyarakat lebih memilih beras merek lain.

Sementara itu, Rosti Samosir, seorang pembeli, mengaku kaget melihat banyak rak kosong di Swalayan Prima Indah, Tanjunguban.

“Tidak biasanya seperti ini, kosong. Biasanya rak-rak ini penuh,” tuturnya.

Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Bapanas, Akber, mengatakan, mereka memantau harga beras agar tidak melebihi Harga Enceran Tertinggi (HET).

Menurut Akber, tim Bapanas tidak menemukan harga di atas harga enceran di dua lokasi. Saat ini, timnya fokus memantau harga beras terlebih dahulu.

“Hasil pemantauan, harga beras di bawah HET semua,” jelasnya.

Lebih lanjut Akber menangatakan, mereka akan melaporkan kondisi pasokan bahan kebutuhan yang menipis di Bintan kepada pimpinan.

“Kami akan laporkan kondisi yang ada di Bintan. Nanti kita lihat perkembangannya,” katanya.

Di tempat itu, Akber belum bisa menjelaskan secata konkret penyebab menipisnya stok tersebut. “Kami kurang tahu. Kami masih mencari informasi dulu,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bangun Taman Lansia, Wako Lis Tak akan Bongkar Lapangan Olahraga di Pamedan

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UM Perindag Bintan, Setya Kurniawan menambahkan, tim melakukan pengecekan harga beras di 4 swalayan, Kabupaten Bintan.

Ia menyebutkan, harga beras premium di Swalayan Pelangi Tanjunguban Kota, berkisar Rp13.400 sampai Rp15.400 per kilogram. Untuk, medium seharga Rp11.400 hingga Rp14 ribu per kg.

Harga pangan itu, sambung Setya Kurniawan, sama juga di Swalayan Prima Indah, Tanjunguban Selatan. Begitupun juga, Swalayan Mitra Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Kemudian, di Swalayan Super Jess, Kijang, Bintan Timur. Harga beras premium sekitar Rp13.000 hingga Rp15.800 per kg. Sedangkan, beras medium sekitar Rp11.400 sampai Rp14.000 per kg.

“Seluruh harga beras tersebut masih berada di bawah HET, yang ditetapkan pemerintah,” imbuhnya. (rul)

masrun
masrun
Jurnalis. Bergabung dengan Hariankepri.com sejak 2018. Aktif sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang.
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru