BINTAN (HAKA) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepri, menggandeng PT Indo Asia Sinergi Sejahtera, untuk program sertifikasi mahasiswa.
Penandatanganan kerja sama itu berlangsung di Ruang Ketua STAIN SAR Kepri, Kamis (22/1/2026) beberapa hari lalu.
“Kerja sama ini wujud komitmen kami meningkatkan kualitas lulusan agar unggul secara akademik,” ujar Ketua STAIN Kepri, Muhammad Faisal.
Kesepakatan ini melibatkan CEO PT Indo Asia, Sapto Hariyono sebagai mitra resmi pelatihan TÜV Rheinland.
Faisal menegaskan, mahasiswa harus memiliki kompetensi praktis yang mendapat pengakuan secara global.
“Kami ingin mahasiswa adaptif terhadap kebutuhan industri dengan bekal sertifikasi kompetensi internasional,” tegasnya.
Kampus ini resmi menjadi lokasi uji kompetensi atau Competency Test Center (CTC) bagi mahasiswa.
Faisal menyebut, program ini mencakup pelatihan, ujian sertifikasi, hingga evaluasi mutu secara berkala.
“Sertifikasi ini akan menjadi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk memperkuat profil lulusan,” jelasnya.
Program yang tersedia meliputi Digital Marketing, Public Speaking, hingga Critical Thinking berstandar internasional.
Faisal berharap, sinergi ini mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif saat ini.
“Ini upaya mendorong sinergi berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri,” pungkasnya. (ars)





