TANJUNGPINANG (HAKA) – Sejumlah sekolah yang ada di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, belum merasakan Program Makan Bergizi Gratis hingga saat ini.
SDN 009 dan SMPN 9 Tanjungpinang sama sekali belum menerima penyaluran makanan gratis sejak program ini bergulir.
Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kepri, Anindita Ayu, membenarkan kondisi tersebut.
“Pulau Penyengat masuk SPPG daerah terpencil dan SPPG-nya memang belum operasional,” ujar Anindita, kemarin.
Anindita menegaskan, pemerintah belum pernah menyalurkan program nasional ini ke sekolah-sekolah di pulau tersebut sejak awal.
Sementara itu, Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya, membantah spekulasi mengenai sulitnya akses penyeberangan laut.
Menurut Syartiwidya, masalah utama murni berkaitan dengan kesiapan sistem administrasi keuangan pusat dan penunjukan personel di lapangan.
“Bukan karena akses. Wilayah terpencil belum ada yang berjalan se-Indonesia karena dana belum cair,” pungkasnya.
Syartiwidya menambahkan, pusat juga belum menunjuk Kepala SPPG dan merampungkan mekanisme keuangan.
“Jadi memang belum rampung mekanismenya,” tukasnya. (sih)





