TANJUNGPINANG (HAKA) — Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Kariadi meminta para orang tua murid, tidak memaksakan diri mendaftarkan anak pada sekolah tertentu saat SPMB.
​”Bisa jadi di pilihan 1 dia tidak diterima, tapi keterimanya di pilihan 2,” ujar Kariadi kepada hariankepri.com, kemarin.
​Kariadi menjelaskan Sistem Pendaftaran Murid Baru (SPMB) bentukan Dinas Pendidikan Kepri, sengaja merancang menu beberapa pilihan bagi setiap calon peserta didik baru.
​”Lebih baik diterima di SMA pilihan 3 tapi bisa meraih peringkat atas, itu jauh lebih terpandang,” tegasnya mengingatkan orang tua murid.
​Ia berharap, pola pikir orang tua segera berubah karena tolok ukur kesuksesan anak tidak melulu ditentukan oleh nama besar sekolah.
​”Kami tidak bisa melarang, namun kami hanya bisa memberikan edukasi,” tegasnya.
​Kariadi menegaskan seluruh satuan pendidikan tingkat menengah atas saat ini menerapkan sistem kurikulum, metode pembelajaran, hingga kualitas guru yang setara.
​Pihak sekolah secara bertahap terus memberikan edukasi nyata guna meluruskan label istimewa yang bukan berasal dari Kementerian ataupun Dinas Pendidikan. (sih)





