TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, berhasil mencapai target skrining Tuberkulosis (TBC) sepanjang tahun 2025.
Tercatat ada 8.369 warga telah menjalani pemeriksaan, memenuhi 100 persen dari target skrining yang ditetapkan.
Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, mengungkapkan, bahwa dari pemeriksaan ribuan warga itu, ada 812 kasus yang positif TBC.
“Mayoritas penderita berasal dari kelompok usia dewasa, sementara sisanya adalah anak-anak,” jelas Rustam, kemarin.
Meski target skrining terpenuhi, angka penemuan kasus positif ini baru menyentuh 47 persen dari target estimasi sebesar 1.722 kasus.
Namun, Rustam menilai peningkatan angka temuan ini sebagai indikator positif keberhasilan program deteksi dini.
Menurutnya, semakin banyak kasus yang terdeteksi, semakin cepat pemutusan rantai penularan melalui pengobatan intensif.
“Semakin cepat kasus ketemu, semakin cepat juga penanganan bisa kita lakukan untuk mencegah penularan lebih luas,” tambahnya.
Keberhasilan deteksi ini didorong oleh kegiatan Active Case Finding (ACF) yang menggunakan teknologi mobile x-ray sejak Oktober 2025.
Dari hasil rontgen tersebut, sebanyak 5.062 warga dilanjutkan ke tahap Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk memastikan status kesehatannya.
Selain menyasar warga yang mengalami gejala batuk, tim Dinkes juga melakukan jemput bola ke kelompok berisiko tinggi.
“Sasaran utamanya meliputi warga yang terpapar asap rokok, ibu hamil, penderita diabetes, hingga orang dengan HIV (ODHIV),” tukasnya. (dan)





