Beranda Headline

Simak Pengakuan Nurdin Soal Munculnya Isdianto dan Agus, Mengejutkan!

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG (HAKA) – Polemik pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) semakin pelik. Pasalnya, dua nama bakal calon wagub (bacawagub) yang diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ternyata belum mengantongi surat kesepakatan dari lima partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur). Hal ini diungkapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Padahal surat persetujuan dari seluruh partai pengusung tersebut merupakan syarat mutlak yang wajib ada dalam pengusulan bacawagub Kepri. Seperti yang tertuang dalam tatib Pemilihan Wagub Kepri yang belum lama ini disahkan.

Nurdin Basirun mengakui, dalam pertemuan dengan lima partai pengusung di Kota Batam pada (27/12/2016) lalu, kelima partai pengusung belum menyatakan kesepakatan secara resmi untuk mengusulkan Isdianto dan Agus Wibowo (AW) sebagai bacawagub Kepri.

“Saya tidak mau mempolitisir. Memang secara tertulis (surat dukungan,red) itu tidak ada, hanya lisan saja,” ujarnya Jumat (15/9/2017)

Karena adanya desakan dari beberapa partai pengusung dan DPRD Provinsi Kepri untuk mempercepat proses pemilihan Wagub Kepri, sehingga ia pun mengajukan dua nama yang sebenarnya belum disepakati oleh seluruh partai pengusung.

“Kita didesak-desak suruh cepat. Jadi kita antar aja dua nama yang belum disepakati itu. Jika nanti ada yang kurang pasti akan dikembalikan. Kita pelajari lagi,” sebutnya.

Dengan tidak adanya surat persetujuan tersebut. Membuka kesempatan kepada calon lain yang nantinya akan diusulkan sebagai bacawagub.

Pada waktu itu, Nurdin yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Provinsi Kepri ini menyebutkan, jika Nasdem telah memasukkan nama anak Alm HM Sani Rini Fitriyanti sebagai bacawagub Provinsi Kepri yang nantinya akan diusulkan ke DPRD Provinsi Kepri.

“Kalau di Nasdem nama Rini sudah masuk, tapi itu tetap harus melalui kesepakatan dari lima partai pengusung,” tuturnya.

Pernyataan Nurdin tersebut, berbanding terbalik dengan pernyataan Sekretaris DPD Partai Demokrat Huznizar Hood pada Rabu (13/9/2017) . Yang mana, pada waktu itu Nizar menyebutkan jika pengusulan dua nama tersebut sudah melalui kesepakatan dari seluruh partai pengusung Sanur.

“Sejak awal usulan nama tersebut sudah disepakati oleh lima partai pengusung. Jadi nama itu bukan simsalabim langsung ada. Itu sudah melalui kesepakatan,” sebutnya waktu itu.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here